5 Hal Yang Perlu Kalian Ketahui Tentang Rutin Perawatan Wajah Saya

Saya sering sekali ditanya, “Kak nggak apa tuh kulitnya tiap hari ganti-ganti skincare?” Padahal sejujurnya saya tidak tiap hari, loh, berganti produk seenaknya. Saya banyak berbagi rutin perawatan wajah saya di Instagram dengan menggunakan hashtag #deszellskincarearsenal. Nah, sebenarnya saya punya beberapa “aturan” dasar tentang rutin yang saya ciptakan untuk kulit saya.

1. Strictly no SLS and low or neutral pH cleanser

Kalau masalah cleanser, saya pribadi menghindari SLS. Karena ini ternyata pemicu alergi saya yang terbesar. Selain itu saya juga sebisa mungkin menghindari foaming cleanser atau kalaupun ada surfactant atau campuran airnya saya mengusahakan untuk selalu tahu bahwa produk tersebut memiliki pH rendah atau netral. Bisa dibaca lebih lanjut di post ini bagaimana cara saya memilih cleanser.

I have several cleansers opened at any given time. It could be more than 10! Karena menurut saya cleanser itu produk yang dibilas, jadi menurut saya kalau sering diganti juga tidak apa-apa. Ini menurut pengalaman pribadi saya. Biasanya saya memilih cleanser sesuai mood Kalau hari ini lagi mood pake cleanser A ya saya pake itu. Belum tentu besoknya punya mood yang sama.

Saya suka cleanser dengan tekstur cleansing balm, oil or milk untuk first cleanser. Untuk second cleanser saya lebih memilih cleansing gel, milk or non foaming facial foam.

2. Acid toning twice a day!

Ok, sebelum ada yang tanya, boleh ya pakai acid dua kali sehari? Tolong dibaca dulu post saya yang ini. Jawaban singkatnya: kembali lagi ke kulit masing-masing dan kebutuhan.

Kulit saya kering, sehingga penumpukan sel kulit mati terjadi dengan cepat dan susah sekali untuk “lepas” dengan sendirinya. Apalagi usia saya sudah *ehem* nggak mudah lagi. Ya, jadi menurut saya menggunakan acid toning 2 kali sehari sudah pasti membantu peremajaan sel kulit mati.

Biasanya saya memilih acid toner yang mild untuk pagi hari dan yang lumayan cukup “kuat” untuk malam hari. Mild dalam artian mungkin saja pH-nya tidak acidic atau persen acid di dalamnya sebenarnya tidak begitu tinggi sehingga pada dasrnya tidak begitu efektif.

Nah, kalau masalah acid toner, saya tidak mau berganti-ganti sesering cleanser. Biasanya saya punya 3-4 acid toner dalam satu periode: 1 mild, 1 AHA-based and 1 BHA-based acid toner. Yang mild dipakai di pagi hari, AHA saya pakai kalau kulit saya sedang kering atau dull, sedangkan BHA kalau kulit sedang beruntusan atau jerawatan.

3. Find the right combination of essence and hydrating toner

Kalau first essence, biasanya dalam satu periode saya hanya memakai sekitar 2 atau maksimal 3. Kenapa? 1 untuk pagi, 1 untuk malam dan 1 kalau kulit saya sedang sensitif atau jerawatan. Karena kadang, first essence yang bagus kalau kulit saya sensitif atau jerawatan biasanya kurang melembapkan. Kalau malam saya pilih yang melembapkan. Kalau pagi hari saya pilih yang paling nyaman digunakan. It’s as simple as that!

Nah, kalau hydrating toner saya lebih fleksibel .Mirip banget sama cleanser. Karena menurut saya semuanya tuh sebenernya kuncinya di first essence. Eventhough hydrating toner also plays a part. Apabila menemukan kombinasi yang pas dengan first essence, nah itu dia baru saya gunakan. Jadi saya gunakan apa saja yang penting cocok digunakan kombinasinya dengan first essence yang sedang saya gunakan.

4. Sticking to the serum rotation

Kalau serum, biasanya saya tidak menggunakan selang-seling. Dalam artian, kalau saya sudah menggunakan satu serum, yah paling nggak, akan saya gunakan selama 30 hari sehingga saya tahu serum itu bekerja dengan baik atau tidak.

Karena menurut saya serum adalah penentu dalam menangani masalah kulit yang spesifik, oleh karena itu saya jarang mengganti-ganti pemakaian serum saya. Kecuali, kalau tiba-tiba kulit saya aneh dan eczema breakout is attacking my skin! Biasanya kalau begini saya langsung mengerahkan semua yang menenangkan.

Nah, kalau misalnya masalah serum saya biasanya patokannya adalah: pagi yang kaya anti oksidan dan menenangkan/mencerahkan sedangkan malam hari yang membantu perbaikan kulit dan melembapkan.

Serum pagi hari yang sering saya gunakan adalah vitamin C (karena kaya akan antioksidan) dan/atau Niacinamide (karena membuat kulit tampak lebih cerah). Kalau malam hari biasanya saya menggunakan vitamin A atau retinol (karena bagus untuk perbaikan kulit) dan/atau Peptide (another anti-ageing ingredient).

Nah, kalau itu serum intinya. Ada juga serum tambahan yang saya gunakan untuk layering. Seperti contohnya serum yang bikin kalem kulit saya kalau siang hari karena kalau terlalu banyak terpapar sinar matahari kulit saya suka kambuh sensitifnya. Atau serum buat hydration. Ini biasanya saya gunakan sesuai kebutuhan dan apa yang saya perlukan.

5. Don’t rely on moisturiser!

This is my golden rule! Menurut saya yah moisturiser itu tugasnya cuman seal in hydration that you’ve previously applied. Jadi jangan sepenuhnya bergantung pada di moisturiser. Apalagi mengharapkan perbaikan kulit pada pelembap saja. That’s a big no. That’s what serums are for. Moisturiser is just the cherry on top. Kalau dalam memilih pelembap saya biasanya suka antara facial oil atau krim dan gel. Tergantung aja lagi pengen pakai yang mana. Kalau ini, sih, sering banget saya ganti-ganti.

Yang jelas siang hari wajib banget memakai sunscreen! This is another post altogether.

Kembali ke pertanyaan di atas tadi, apa benar saya ganti-ganti skincare tiap hari? Jawabannya ya dan tidak.

Tidaknya, karena saya berusaha untuk tetap rutin memakai first essence dan serum yang sama dalam satu periode. Because these are the keys!

Ya, karena saya emang paling suka ganti-ganti cleanser dan pelembap tergantung mood. Begitupula dengan serum tambahan yang saya layer di atas serum utama, nah itu sih tergantung mood kulit butuhnya apa.

Advertisements
5 Hal Yang Perlu Kalian Ketahui Tentang Rutin Perawatan Wajah Saya

4 thoughts on “5 Hal Yang Perlu Kalian Ketahui Tentang Rutin Perawatan Wajah Saya

    1. deszell says:

      Harusnya retinol dulu. Peptide dan Retinol nggak apa barengan tapi kadang ada serum yang mengandung keduanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s