3 Kiat Merawat Rambut Bewarna & Trik 10 Menit Loose Wave Hair Styling

Salah satu alasan saya mengecat rambut saya dengan warna blue black adalah supaya mudah dirawatnya dan di-styling-nya. Dengan warna rambut blue black ini rambut terlihat hitam berikulau di dalam ruangan dengan lampur standar. Menurut saya kalau rambut terlihat berkilau warnanya, jadinya terlihat lebih sehat dan juga terlihat lebih rapih ketimbang warna rambut yang kusam. Setelah sekitar dua mingguan dengan warna rambut hasil mengecat dengan NYU Crème Hair Color varian Blue Black saya juga merasa kalau terpapar lampu yang lebih terang dan juga sinar matahari di luar ruangan, warna kebiruannya terlihat lebih jelas, in a chic kind of way and not too overly done. 

Pada saat warna rambut saya masih belang-belang nggak karuan, butuh perawatan lebih lama kalau saya mau pergi ke acara – yang saya maksud disini terkadang adalah meeting penting di pagi hari dengan petinggi-petinggi di perusahaan klien saya yang seringnya dilanjutkan dengan beauty event di sore hari. Supaya terlihat “pantas” seringkali saya harus blow drying dan styling rambut agak lama.

Doesn’t look good, right?

Nah, setelah diwarnai ini saya punya beberapa trik yang tidak memakan waktu lama untuk merawat dan styling rambut on-the-go.

Yang pertama dulu, ya, bagaimana saya merawat rambut saya setelah dicat? Karena biasanya rambut yang dicat itu gampang kering dan kalau tidak dirawat dengan benar terlihat kusam.

1. Hair Masking Once a Week

Sekali seminggu saya akan memakaikan hair oil atau virgin coconut oil pada malam hari mulai sekitar 5cm dari akar rambut sampai merata ke bawah. Saya menghindari bagian kulit kepala, kecuali kalau saya memakai almond oil supaya tidak terasa terlalu berminyak. Almond oil ini katanya bagus loh untuk menutrisi kulit kepala. Aplikasikan pada rambut kering sebelum tidur dan di pagi harinya tinggal saya keramas seperti biasa dengan syampo dan dikeringkan. Hasilnya? Rambut saya terjaga kelembapannya.

2. Skip the hair conditioner!

Kalau sedang buru-buru dan tidak sempat maskeran dengan hair oil di malam hari, saya akan memakai hair oil yang kandungan silikonnya lumayan tinggi. Cukup saya ratakan keseluruh batang rambut kering (tanpa mengenai kulit rambut) selama 3-5 menit, dan basuh bersih dengan syampo. So it’s like a pre shampoo hair oil treatment. Rambut saya langsung halus dan tidak berat rasanya. Warna blue black hasil pewarnaan dengan NYU Crème Hair Color juga tampak semakin glossy. Mirip sekali dengan hasil pertama kali saya mencuci rambut dan dipakaikan vitamin rambut yang diberikan dari paket NYU Crème Hair Color. Biasanya pemakaian hair conditioner akan membuat rambut lepek dan juga membuat rambut terasa “berat”, dengan pre shampoo hair oil method ini, rasanya lebih ringan dan juga hasilnya lebih glossy. Selain itu, karena cukup di syampo sekali saja, rambut jadi tidak sering-sering dibersihkan dan warna blue black-nya akan tahan lebih lama.

Sebagai catatan, biasanya silikon dalam produk perawatan rambut atau hair oil dituliskan sebagai Methicone, Phenyl trimethicone, Dimethicone, Cyclomethicone, Dimethiconol, dan Dimethicone copolyol.

3. Pakai hair oil/hair treatment setelah mengeringkan rambut!

Biasanya saya akan mengeringkan rambut dengan hair dryer tanpa di styling. I’ll style it on the go, and I’ll show you how later. Setelah rambut benar-benar kering, akan saya berikan satu tetes hair oil lagi supaya lebih mudah diatur dan juga terlihat makin mengkilat dan sehat. Saya ratakan dan pijat-pijat keseluruh batang rambut. All you need is 5 minutes! Just to dry your hair.

So how do I style my hair? Biasanya, kalau meeting di pagi hari saya suka hanya mengikatnya dengan gaya ponytail tinggi atau saya biarkan terurai. Karena tidak saya styling maka rambut saya tidak terlihat terlalu heboh. Kalau terlalu wavy biasanya meeting saya jadi dibuka dengan komentar seperti: mau ke acara, neng?

Tapi kalau saya sorenya harus ke acara, di perjalanan saya akan “menyanggulnya” kemudian sebelum turun dari mobil baru saya lepas. Here’s the step by step.

 First step, is to twist my hair loosely.

Put it in a loose bun. Biasanya supaya kondenya tetap ditempat dan tidak jatuh-jatuh saya bisa menggunakan semacam sumpit buat rambut, bolpen, atau jepit rambut. Nah, kuncinya adalah jangan membuat konde terlalu kencang tapi longgar saja supaya nanti hasilnya seperti loose wave. Serta jangan lupa juga, kalau poni kalian panjang, poninya juga harus ikut kegulung, ya.

Kira-kira dari belakang tampak seperti ini. Don’t worry if it look messy, it’s part of the process.

5 menit sebelum turun dari mobil, lepaskan kondenya dan sisir rambut dengan menggunakan jari dari atas bagian kulit kepala sampai ujung rambut.

Atur rambut ke depan dan bagi dua ke kanan dan ke kiri.

Et voila, you get yourself a naturally looking loose wave hair. Mudah kan? Cocok banget deh buat yang nggak punya banyak waktu di pagi hari untuk styling rambut.

Kalau kalian hanya punya waktu 10 menit antara turun dari kendaraan *ehem ojek* sampai ke tempat kerja, rambut kalian bisa cukup dikonde selama 5-10 menit, dan sambil naik lift bisa sambil disisir dengan menggunakan jari. You will look completely normal doing this while walking, trust me, I’ve done hundreds of times. Tapi ingat, sempatkan ke kamar mandi dulu untuk mengaca dan menatanya. Terkadang bahkan, saya suka mencuri-curi mengaca di lift :p

Advertisements
3 Kiat Merawat Rambut Bewarna & Trik 10 Menit Loose Wave Hair Styling

One thought on “3 Kiat Merawat Rambut Bewarna & Trik 10 Menit Loose Wave Hair Styling

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s